
Mungkin Anda pernah melihat kondisi mobil seperti ini atau malah sudah merasakan, tidak nyamannya mobil yang bergoyang, khususnya yang duduk di bagian belakang. Yang mengemudi mungkin kurang merasakan karena sibuk dengan rem, kopling atau memperhatikan arah mobil. Pengemudi mobil lain atau penumpang, akan melihat putaran ban yang beliuk-liuk. Tidak jarang penumpangnya seperti mengangguk-angguk sepanjang jalan, tentu sangat tidak nyaman menumpang mobil seperti ini.Ada beberapa hal sebagai penyebab gejala ini. Ban, velk/ring atau As roda pada yang menggunakan gardan belakang.
Kesalahan memasang ban selesai menambal ban bocor, di mana pemasangan kembali tidak simetris antara ban dan Velk bisa menjadi penyebabnya. Pada sepanjang sisi dalam ban ada garis melingkar, perhatikan garis ini selalu sejajar dengan sisi luar
Velg.
Ban yang kurang baik dipindahkan ke roda belakang. Ban yang rusak itu bisa berupa, permukaan tidak rata, hanya satu sisi yang habis atau melapis ban luar yang sobek. Walaupun tekanan angin sudah normal kembali, mobil tetap jalan tidak mulus lagi. Ban sudah terlanjur rusak bergelombang, menimbulkan ketidak nyamannan itu. Selain itu, permukaan ban yang rusak juga memimbulkan bunyi
yang berisik seperti dengungan. Umummnya kerusakan ban akibat kurangnya tekanan angin terjadi pada kendaraan minibus dan jeep karena ketidak sesuaian antara tekanan angin ban dengan berat kendaraan.
Velk mobil juga bisa rusak karena benturan pada batu atau berkarat. Velk pada mobil yang pernah guling biasanya sisi luarnya sudah berubah bentuk akibat benturan dengan benda keras. Sekalipun velk diperbaik (dikenteng) sampai tampaknya pulih seperti sedia kala, kenyataannya tidak bisa 100 porsen. Velk seperti ini sulit dibanlans untuk menghilangkan shemy. Kalau diputar, tampak jelas meliuk-liuk. Disarankan untuk mengganti baru.
Akibat penggunaan yang bertahun-tahun, Velk mobil bisa berkarat sampai lubang. Lubang-lubang pada velk ini kalau dilas akan merubah bentuk. Sisi dekat bagian baut roda tidak bisa rata lagi. Kalau satu-satunya jalan harus memperbaiki karena tidak tersedia Velk baru, dianjurkan memperbaiki di bengkel las di manadilengkapi juga dengan mesin bubut sehingga perbaikannya lebih baik.
As roda pada mobil yang digerakan roda belakang berbentuk seperti hufuf ” T ” dengan kaki panjang. Kerusakan pada as ini umumnya disebabkan oleh benturan dengan benda keras sampai sudut pada sisi ” T ” tidak lagi 90 derajat. Kondisi seperti ini membuat ban meliuk-liuk yang akhirnya juga sampai menggoyang-goyang. Ban akan cepat rusak karena ban itu bergesek dengan jalan seperti mengasah ke arah kiri kanan mobil.
Untuk memastikan kerusakan disebabkan oleh as roda bisa dicoba sebagai berikut: Lepaskan roda dari mobil, letakan sebuah balok pada rumah gardan dan turunkan kembali dongkrak. Bengkokkan kawat sampai berbentuk U atau L dan kancingkan pada bodi mobil. Dekatkan ujung kawat tersebut hampir menyinggung sisi luar as (tempat baut roda) kemudian putarlah as itu. Perhatikan apakah sisinya selalu bersinggungan dengan jarak yang sama. Kalau perbedaan jarak terlalu besar, kirimkan as itu ke bengkel mesin bubut untuk diperbaiki (meratakan sisiluar as). Selisih jarak pada as ini mungkin hanya kecil tetapi setelah ada ban dan velk velk dengan diameter 40 centimeter, tentu meliuk-liuknya lebih besar.
Ban tubeless yang masa penggunaannya sudah lama bisa memunjulkan benjolan. Benjolan itu bisa besar sehingga menimbukan mobil bergetar mirip dengan mobil yang kros join sudah rusak.
Badan mobil dan sangat tersa pada lantai. Mengemudikan mobil ini tidak nyaman. Kalau kecepatan ditambah semakin besar getarannya. Biasanya dengan mengganti ban baru, problem teratasi.
Tags: aplikasi bengkel, Artikel Otomotif, bengkel otomotif, bengkelsoft, manajemen bengkel, mengelola bengkel, program bengkel otomotif, software bengkel, software bengkel otomotif, usaha bengkel


