-->

Mengatasi knocking

Suara yang tidak enak itu terdengar ketika pedal gas dinjak dan semakin keras bila diinjak kaget. Bunyi yang sepintas bisa dianggap biasa saja ini suatu saat, dalam jangka pemakaian yang agak lama akan menimbulkan kerusakan pada komponen mesin khususnya piston dan kemudian membuat ring piston patah, akhirnya dapat membuat cacat selinder dan selinder head. Bagaimana mengatasinya?

Ada dua penyebab utama, pertama karena oktan bensin tidak sesuai, lebih rendah jauh dari permintaan pabrikan mesin. Dimana mesin dengan perbandingan kompresi tinggi 1:9.5 keatas membutuhkan oktan bensin diatas 90.  Kedua karena banyaknya tumpukan karbon yang tertinggal di ruang bakar, biasanya pada selinder headnya. Untuk mengatasinya……….

  1. Kalau mesin baru, maka coba menambah atau mengganti bensin premium  dengan pertamax. Umumnya hasilnya langsung tampak.  Namun umumnya mesin baru dengan teknologi VVTi, Vtek dan sebagainya sudah ada anti nocking. Cuman kalau pedal gas diinjak ekxtrim yah tetap ada bunyi juga.
  2. Kalau mesin medium artinya belum terlalu lama dan menggunakan karburator, bisa stel oktan selektor yang berada pada  distributor (delko). 30 sampai 40 derajat putar maju je arak jarum jam.  Namun sebelumnya perlu diperiksa ketepatan titik penyalaan, menggunakan timing ligt.
  3. Untuk mesin sudah agak tua, menempuh lebih dari 150.000 km, maka disarankan untuk membersihkan karbon yang berada pada selinder head, dengan cara melepaskan selinder head. Sekalian periksa apakah perlu skur klep dan ganti seal klep. Kalau sudah skur klep mesti hanti seal klepnya.
  4. Segera pindahkan  gigi transmisi ke gigi yang lebih rendah.
  5. Bisa juga dengan cara memajukan pengapian, kalau tadinya 8 derajat, bisa dimajukan ke angka 5 derajat, cara dengan menggunakan timing ligt
  6. Jangan biarkan, terus menerus menjalankan mobil yang jelas jelas sudah bunyi nocking.

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply